• Sel. Jul 23rd, 2024

Abaikan Keselamatan, Mahasiswi Institut Kesehatan Helvetia Gagalkan Aksi Curanmor

SHARE

Bharata Yudha.Com Seorang mahasiswi Institut Kesehatan Helvetia bernama Dian Fitri Br Tobing berhasil gagalkan aksi pencurian kendaraan bermotor yang terjadi di rumahnya di Jalan Rajawali, Dusun 13, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Medan, Sumatera Utara. Minggu ( 14/11/2021) pukul 14.00 WIB.

Korban mengatakan bahwa aksi heroiknya ia lakukan secara spontanitas tanpa mempertimbangkan keselamatannya.

“Siang itu, saya sedang menjaga warung didatangi oleh dua orang pelaku membeli air mineral di warungnya. Satu pelaku nanya kamar mandi gereja, saya kasih tunjuk dibelakang, lalu dia kembali lagi, saya pikir dia nggak tau kamar mandi gereja,” ucap Dian. Senin (15/11/2021).

Melihat pelaku yang kebingungan, ia memanggil adik untuk mengantarkan pelaku ke kamar mandi gereja.

Setelah diantar, pelaku kemudian balik, dan mondar-mandir di halaman gereja yang kebetulan disamping rumah korban.

“Nggak lama dia (pelaku) duduk, lalu dia mondar-mandir lagi, tapi dia pura-pura nelpon gitu, mondar-mandir lama,” sebutnya.

Dian mengatakan, tak lama kemudian satu orang pelaku lainnya pergi, dan meninggal temannya seorang diri di lokasi.

Merasa curiga, ia pun mencoba mengintip dari jendela rumahnya. Ternyata, pelaku mencoba membawa lari sepeda motornya yang terparkir dihalaman gereja.

“Saya intip dari jendela karena curiga, langsung mau dibawa lari sepeda motor saya,” katanya.

Sontak, melihat hal tersebut korban langsung lari dari dalam rumahnya dan mencoba menarik baju pelaku sambil berteriak, minta pertolongan.

“Saya kejar dari dalam rumah, saya lari saya pegang jaketnya, saya teriak, mak maling. Mamak saya keluar, narik sepeda motornya,” jelasnya.

Ia mengatakan, aksi tarik menarik tersebut mengundang perhatian warga lainnya. Pelaku yang terjatuh usai ditarik oleh korban, langsung meninggalkan sepeda motor dan mencoba melarikan diri.

Namun, warga keburu mengepung pelaku dan langsung menangkapnya. Sementara pelaku lainnya langsung melarikan diri.

“Ngak lama jatuhlah maling ini sama sepeda motor saya. Rupanya sudah ramai warga dipukul masalah dia. Satu orang lagi lolos,” ucapnya.

Lebih lanjut, mahasiswi Institut Kesehatan Helvetia semester 7 ini mengatakan, usai diamuk masa pelaku pun langsung diserahkan ke Polsek Sunggal.

“Sudah buat laporan, tanda bukti laporannya belum dikasih, alasannya tunggu dari komandannya menandatangani, baru ngasih ke saya,” ucapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak menyebutkan, bahwa pihaknya saat ini pelaku telah mengamankan salah seorang pelaku.

“Kita mendapatkan informasi bahwasanya ada diamanatkan warga jambret di Muliorejo. Kita cek TKP, kita amankan. Saat ini masih dalam proses penyelidikan,” katanya.

Ia menyebutkan, dari lokasi kejadian polisi juga telah mengamankan sejumlah barang bukti berupa, satu buah obeng yang dipakai pelaku menjalankan aksinya, dan satu unit sepeda motor milik korban. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *