• Sen. Jul 15th, 2024

Warga Masjid Taufik Hampir Tewas Dibunuh Lantaran Tak Mau Disuruh Beli Sabu

SHARE

Bharata Yudha.Com, Medan- Alvin Sanjaya, pemuda 22 tahun, warga Jalan Masjid Taufik Gang Keluarga, Kecamatan Medan Perjuangan, kini hanya terbaring lemas di ruang tamu rumahnya lantaran menjadi korban penganiayaan sejumlah preman lantaran tak mau disuruh membeli sabu-sabu.

Alvin, pada awak media, saat ditemui di kediamannya mengatakan saat itu dirinya sedang bekerja pada hari Sabtu (13/11/2021), saat itu para pelaku yang diketahui mantan ketua OKP memanggilnya.

“Sekitar pukul 20.00 WIB. Dia (pelaku) memanggil saya lalu dia bilang pergi kau dulu belikkan aku sabu. Aku tak mau, tiba-tiba saya dibawanya naik sepeda motor Honda Revonya dan dibawa si SU ke Jalan H Anif, sekitar jam 20.30 WIB, disitulah aku dipukuli secara membabi buta dan dengan pisau sangkur yang dikeluarkan dari pinggangnya langsung menikmati aku,”ucap Korban. (16/11/2021).

Tak sampai di situ, lanjut Alvin, dirinya yang berusaha lari pun berhasil ditangkap pelaku..

“Saya ditangkapnya ditikamnya perut, bokong dan tangan saya. Leher saya juga mau digoroknya, untungnya saya bisa bangkit dan saya kabur sehingga diselamatkan warga,” ucap Korban.

Usai kejadian, korban dibawa warga ke klinik ter dekat di sana Alvin mendapat perawatan medis.

“Saya dibawa ke klinik, lalu dijahit luka senjata tajam kemudian barulah saya dipindahkan ke rumah sakit Imelda. Sementara, kakak saya membuat laporan ke Polsek Percutseituan,” jelasnya seraya menunjukkan bukti laporan
Nomor: STTLP/2218/XI/2021/SPKT PERCUT pelapor atas nama Siti Rahmayanti.

Hingga kini, Alvin mengaku tidak mengetahui perkembangan laporanya.

“Gak ada perkembangan. Belum ada polisi mintai saya keterangan sampai saya di rumah laporan ini pun tidak jalan. Saya berharap dapat keadilan,”jelasnya.

Kapolsek Percut Seituan, Kompol M Agussetiawan saat dikonfirmasi via telepon ( 16/11) sore mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait kasus ini.

“Namanya kejadian kan ada sebab akibat, kita lagi mendalami kasusnya dengan meminta keterangan saksi-saksi,”pungkas Kapolsek Percut Seituan. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *