• Jum. Jul 12th, 2024

Polisi Kantongi Identitas Supir Angkot Yang Ancam Pengemudi Lain Pakai Sajam, Dishub Berikan Teguran

SHARE

Bharata Yudha.Com – Dinas Perhubungan ( Dishub ) Kota Medan, akan menindak aksi sopir angkot yang kejar dan ancam pengemudi mobil pribadi pakai dengan menggunakan senjata tajam jenis parang.

Kadis Perhubungan, Kota Medan, melalui Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono menjelaskan bahwa, pihak nya akan melakukan penindakan terhadap pemilik dan sopir angkot yang viral tersebut.

“Kita akan melakukan penindakan administrasi, berupa teguran kepada pengurus atau pimpinan perusahaan, agar lebih membina atau pun melakukan pendisiplinan terhadap sopir,” kata Kabid Lalu Lintas dan Angkutan Dinas Perhubungan Kota Medan, Suriono, Selasa, (11/1/2022).

Ia mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan kejadian aksi kejar-kejaran dengan membawa senjata tajam tersebut.

Menurutnya, para sopir angkot haruslah bisa menjadi contoh dalam berkendara di jalan raya dan tidak membahayakan orang lain.

“Kami menyayangkan kejadian tersebut, seharusnya kita dilapangan terutama di lalu lintas angkutan kota, bisa memberikan contoh kepada masyarakat, bagaimana berlalu lintas,” sebutnya.


Suriono juga membeberkan, aksi arogansi yang dilakukan oleh sopir angkot tersebut terjadi, pada Jumat (7/1/2022) lalu tersebut membahayakan orang lain termasuk penumpang didalamnya.

Ia juga mengatakan, angkot tersebut merupakan milik PT Nasional 38 dengan trayek dari Tanjung Anom menuju Olimpia.

“Memang kalau kita lihat dari video yang viral disebut bahwa pengemudi angkot emosi, karena diklakson dari belakang oleh salah satu kendaranan pribadi,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat itu sopir angkot tersebut mengeluarkan senjata tajam dan mengejar mobil pribadi yang berada di depannya.

“Kita minta kepada perusahaannya agar bisa membina sopir, agar ketika berlalu lintas tetap di jaga. Boleh kita emosi, namun saya kira tidak selayaknya kita mengancam atau pun melakukan ancaman terhadap orang lain di jalan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Suriono berharap agar para sopir angkot tetap selalu berhati-hati dan tidak ugal-ugalan saat berkendara di jalan raya.

“Kami pesan untuk sopir angkot, harus menyadari kita pengemudi bawa penumpang, artinya kita tidak membawa diri sendiri, namun membawakan nyawa orang lain,” ucapnya.

Ia pun menegaskan, pihaknya akan kembali melakukan razia angkot dan melakukan tes urine kepada para sopir angkot, untuk mencegah aksi ugal-ugalan yang kerap terjadi di jalan raya.

“Kami Dinas Perhubungan Kota Medan bersama jajaran nanti akan tetap melakukan tes narkoba terhadap pengemudi angkot,” katanya.

Menanggapi hal ini, Kabid Humas Polda Sumatera Utara, Kombes Pol Hadi Wahyudi pada awak media ( 11/1) mengatakan bahwa Satlantas Polrestabes Medan, telah mengetahui identitas supir angkot tersebut dan identitas kendaraannya.

“Satlantas Polrestabes Medan sudah mengetahui identitas supir angkot dan identitas kendaraannya juga pemilik kendaraan. Beberapa waktu lalu penyidik  Satlantas Polrestabes Medan sudah mendatangi pool angkot, informasi yang didapat dari lapangan, semenjak Vidio itu viral, supirnya berinisial RS sudah tidak lagi membawa angkot tersebut lagi. Entah sudah melarikan diri atau gimana yang jelas sudah tidak narek angkot lagi. Rencananya nanti sore, penyidik akan memanggil pemilik dari angkot tersebut,”ucap Hadi Wahyudi.

Sebelumnya, aksi ugal-ugalan sopir angkot sambil bawa parang kejar-kejaran dengan mobil pribadi di Jalan Flamboyan Raya, Kecamatan Medan Tuntungan viral di media sosial.  Jumat (8/1/2022) kemarin.

Tampak pengendara angkot itu mengeluarkan parang dan mengacungkan ke arah mobil pribadi didepannya.

Aksi itu pun disebut-sebut lantaran sopir angkot tak terima di klakson oleh pengendara lain, karena angkot tersebut berhenti sembarangan yang menyebabkan kemacetan di sebuah tikungan sebelum jembatan Pantai Bokek, Tanjung Selamat.

Kebetulan mobil merk Wuling tepat dibelakangnya hingga sopir itu menyasar pengemudi mobil Wuling tersebut.

“Sopir angkot kaya gini meresahkan. Hal ini terjadi karena mulanya angkot ini berhenti di tikungan. Kebetulan mobil Wuling dibelakang angkot,” tulis pemilik akun Facebook Mira Yunita. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *