• Jum. Jul 12th, 2024

Tak Punya Uang Buat Nyabu, Anak Durhaka Lempar Kepala Ibu Hingga Berdarah

SHARE

Bharata Yudha.Com– Seorang ibu berusia 64 tahun, datangi Satreskrim Polrestabes Medan dalam keadaan berlumuran darah lantaran kerap mendapatkan penganiayaan dan  perlakuan kasar dari seorang anak kandungnya bernama Gali Syahputra (34) lantaran permintaan uang untuk membeli narkoba tak dituruti oleh korban.

Terakhir Suryati ( korban ) yang kesehariannya mencari barang bekas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,  merupakan warga Jalan Sei Mencirim, mengalami pendarahan pada bagian kepala karena dilempar handphone oleh anaknya ( Galih )  sebab  tak diberi uang sebesar Rp 25.000 untuk membeli sabu-sabu. Senin (14/2/2022) sekira pukul 8.15 WIB.

Menurut Dedi Suheri, kuasa hukum korban dari Pusat Bantuan Hukum Peradi, Kabupaten Deli Serdang pada awak media di Polrestabes Medan (15/2) bahwa korban sering mendapatkan penganiayan oleh pelaku yang merupakan pecandu narkoba.

“Pelaku ini anak kandung korban, ia ( Suryati ) sering dianiaya oleh pelaku bila keinginannya meminta uang  untuk membeli narkoba tak dituruti. Beberapa bulan lalu, korban dipukul kayu yang pada ujungnya ditempelkan paku runcing hingga tangan kanan korban luka dan bengkak. Yang semalam, korban dilempar handphone oleh pelaku. Pernah juga korban dikejar-kejar oleh pelaku dengan menggunakan parang dan diancam akan dibunuh,”sebut Dedi

Dedi juga mengatakan bahwa ia bersama korban sudah membuat laporan ke Satreskrim Polrestabes Medan.

“Kita udah buat laporan ke Satreskrim Polrestabes Medan, saat ini Polisi sedang memburu keberadaan pelaku. Dinas sosial kabupaten Deli Serdang juga sudah ke lokasi. Namun yang kita khawatirkan si pelaku ini membawa kabur 2 orang cucu korban yang masih dibawah umur, karena sebelumnya kedua cucunya tersebut juga sering dianiaya oleh pelaku,”jelas Dedi Suheri.

Lebih lanjut kata ketua Pusat Bantuan Hukum ( PBH ) PERADI kabupaten Deli Serdang berharap agar pelaku bisa segera diamankan Satreskrim Polrestabes Medan.

Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Medan, AKP Mardianta Ginting saat dikonfirmasi ( 15/2) siang, melalui sambungan telepon mengatakan bahwa pihaknya sedang memburu pelaku.

“Anggota kita lagi dilapangan, sudah ke rumahnya, namun pelaku tidak berada di rumah, kabur membawa 2 orang anaknya. Mohon doanya agar pelaku segera bisa amankan,”pungkas AKP Mardianta Ginting. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *