• Sel. Jul 23rd, 2024

Cucu dan Anaknya Dianiaya, Ibu Mertua Minta Menantunya Segera Ditangkap

SHARE

Bharata Yudha.Com- Kasus kekerasan dalam rumah tangga menimpa seorang wanita dan anaknya bernama NP warga, Kecamatan Medan Johor viral di media sosial tiktok.

Dalam.vidio tiktok tersebut memperlihatkan kondisi anak dan seorang wanita ( korban ) yang mengalami sejumlah luka dan lebam yang diduga akibat dipulkuli suaminya.

Kasus kekerasan dalam rumah tangga tersebut pun viral di media sosial tiktok dan sudah dilaporkan korbanya ke Polrestabes Medan dengan nomor STTLP/1483/ V/ 2022/ SPKT Polrestabes Medan / Polda Sumut pertanggal 10 Mei 2022.

Ini kandung korban NP pada awak media (29/6/2022) melalui sambungan telepon saat dikonfirmasi menceritakan kejadian yang menimpa cuci dan anak semata wayangnya sambil menangis.

” Korbanya anak perempuan saya, berinisial NU ( 33) dan 3 orang anaknya yang semua masih dibawah umur. Yang melakukan penganiayaan adalah suaminya berinisial JM. Saya sering dimaki-maki oleh pelaku dan tak dihargainya padalah saya ini mertuanya, yang juga orang tuanya. Si pelaku ini sering melakukan kekerasan dalam rumah tangga terhadap korban dan cucu saya, kami sudah¬† buat laporan ke Polrestabes Medan namun hingga kini belum ada kemajuan kasusnya kata penyidiknya belum naek sidik. Kejadianya lantaran sudah selama satu tahun korban tidak dikasih uang belanja, listrik kami yang bayar, anaknya masih kecil-kecil ada 3 orang. Asal kami kesana , ke rumahnya, suami saya pernah dilemparnya pakai rokok, kami udah cukup sabar. Memang kami orang susah, tapi janganlah seperti itu pada kami. Suaminya ini kan warga Aceh, usaha pupuk. Saat itu air pam dirumahnya rusak, jadi kami suruh lah orang untuk memperbaiki karena cucu saya kan mau mandi, airnya luber, itulah marah dia dipukuli istrinya hingga berdarah bibirnya da lebam -lebam sekujur tubuhnya,” ucap NP, ibu kandung korban.

Sebelumnya juga 3 orang cucuku juga dipukuli oleh pelaku ada bukti vidionya juga saat dia mukulin cucu saya beinisial APS yang masih duduk di bangku kelas 5 SD.itu kejadianya beberapa bulan lalu sebelum pelaku mukulin istrinya yang kami laporkan.

” Yang perbaiki air pam pun dimarah-marahinya, laporan dari 10 Mei 2022, pelaku belum ditangkap, makanya saya mohon pada pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polrestabes Medan segera menangkap pelaku,” pungkas NP.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir saat dikonfirmasi (29/6) berjanji akan mengatensikan kasus ini.

( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *