• Sel. Jul 23rd, 2024

Akses Umum Dipagar Pengembang, Perwakilan PT Bina Jati Protes

SHARE

Bharata Yudha.Com- Pemilik gedung di Jalan Perdana No 40 Lingkungan III Kelurahan Kesawan Kecamatan Medan Barat, keberatan atas adanya aksi pemagaran besi di gang umum yang dilakukan oleh pengembang.

Perwakilan pemilik gedung bernama Riza Anwar mengaku, sangat keberatan terhadap pengembang yang melakukan pemagaran gang umum yang tepat di samping gedung. “Keberatan lah jalan akses umum ditutup oleh pihak pengembang,” kata dia saat dijumpai di lokasi, Senin (11/7/2022).

Ia mengatakan, pihak pengembang menutup gang yang berukuran 5,35 Meter agar masyarakat tidak bisa melintas. Pihak pengembang menutup akses dengan pagar besi tersebut.

Menurut Riza, pengembang sengaja menutup akses gang itu dengan alasan milik mereka (pengembang). Padahal, tanah itu merupakan jalan untuk umum.

Ia meyakinkan kalau gang yang ditutup itu akses bersama karena sesuai dengan sertifikat dari Dinas Tata Kota dan Bangunan Kota Medan. Sesuai dengan sertifikat yang diterbitkan oleh Dinas Tata Kota dan Bangunan, terus SHM kita juga tertera ini semua ada. Menurut dia, gang ini sudah ada sejak 105 tahun lalu.

” Disamping gedung milik kita ini, ada akses jalan masuk dan keluar, jalan ini adalah akses jalan bersama, dan disebelahnya ada lahan yang dibeli oleh pengembang. Saat ini gang ini ditutup aksesnya dengan menggunakan pagar besi. Itu dilakukan pengembang pada tanggal 10 Juli 2022, saat itu saya bilang agar jalan ini jangan ditutup karena merupakan akses keluar masuk sambil menunjukkan bukti sertifikat dan surat keterangan dari dinas ruang dan tata bangunan, mereka pun menunjukkan surat mereka, dan dalam surat mereka gang tersebut tidak temasuk kedalamnya. Karena akses jalan ini sudah lebih dari seratus tahun digunakan sebagai fasilitas umum,” sebut Riza Anwar selaku perwakilan PT. Bina Jati.

Katanya lagi, akses jalan tersebut terlampir dalam peta sertifikat hak milik nomor 02.01.01.03.3.02.48, dengan lebar jalan seluas 500.035 centimeter, serta didalam denah dinas tata kota  dan tata bangunan kota Medan bernomor 0596/648.1/0353/04.01/08.

” Ini kan jelas, jadi kita sangat keberatan akses jalan ditutup oleh pihak pengembang. Saat ini jalan ditutup dengan menggunakan pagar besi, mohon agar ini ditindak lanjuti sesuai dengan hukum, akses ini ditutup pihak pengembang, mereka menganggap bahwa jalan ini termasuk kedalam lahan  milik mereka. Tanah ini sebenarnya jalan bersama sesuai dengan sertifikat dan tertera semuanya dengan jelas,” jelas Riza.

 

Sementara itu, Kepala Lingkungan III, Ika mengaku kalau akses jalan ini untuk umum. “Ya, setau saya ini memang jalan umum,” pungkasnya. ( Bharata 1 )

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *