• Sel. Jul 23rd, 2024

Gara-gara Handphone, Octo Balok Adik dan Pukul Ayah Kandungnya

SHARE

Bharata Yudha.Com- Seorang anak durhaka bernama Octo Pakpahan (28) tega melakukan penganiayaan terhadap ayah kandungnya sendiri bernama Edi Pakpahan ( 60) serta adiknya bernama Martin Pakpahan dengan menggunakan balok kayu.

Menurut Edi Pakpahan saat diwawancarai di depan SPKT Polrestabes Medan pada Selasa (19/7/2022) siang mengatakan bahwa pelaku merupakan anak kandungnya sendiri.

 

” Kejadianya tadi malam, sekira pukul 00.40 WIB, saat itu si Octo anak saya itu mau meminjam handphone anak saya si Martin, namun tak dikasih lantaran si Martin lagi menggunakan handphonenya. Lalu si Octo ini pergi ke dapur mengambil kayu ganjal pintu dan memukulkanya ke kepala si Martin, tapi berhasil dielakkan. Kemudian dihajar lagi sama si Octo, dipukulnya lah paha hingga selangkangan kedua kakinya. Tak puas, dikerjarnya lagi si Martin yang udah lari menghindar, saat itu saya masukan si Martin kedalam kamar dan saya kunci agar tak dikejar dan dipukuli lagi sama si Octo. Tapi pintu malah didobrak sama si Octo hancur lah pintu kamar, itulah tadi buktinya ku bawa balok kayu ganjal pintu sama serpihan papan pintu,” ucap ayah pelaku.

Katanya Edi Pakpahan lagi, kejadiannya di rumahnya saat ia sedang tidur awalnya di Jalan Denai, Gang Sugeng, Kecamatan Medan Denai.

” Aku yang mencoba melarai malah dipukuli sama si Octo, udah sering kali aku dipukuli dan sudah sering aku dimaki-maki, udah kena narkoba dia ( Octo ) kurasa makanya katak gitu. Makanya ku laporkan dia ke Polrestabes Medan tapi sebelumnya aku udah datang ke Polsek Medan Area. Dia mukulin aku pada saat dia jatuh pas dobrak pintu kamar, maksud ku mau ku tolong dia agar si Octo bisa bangun, eh malah aku dipukulinya sebanyak tiga kali di leher ku. Tak ada kasihan lagi aku sama dia , karena sudah berulang kali dia buat kayak gitu, biar hukum yang bicara ma dia, udah tak perduli lagi aku ma dia, mau berubah atau tidak,”pungkas Edi Pakpahan. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *