• Sel. Jul 23rd, 2024

57 Pos OKP dan Pos Kamling Yang Berdiri Diatas Drainase Dibongkar Pemko Medan

SHARE

Bharata Yudha.Com-Puluhan pos OKP dan pos Siskamling yang berada di atas drainase di Medan dibongkar. Tercatat hingga Jumat (30/9), tim Satpol PP Pemkot Medan telah membongkar 57 bangunan liar yang berdiri di atas drainase yang terdiri dari di beberapa kecamatan diantaranya :

1. Kecamatan Medan Polonia 2 Pos Kamling.

2.Kecamatan Medan Petisah 1 Pos Kamling.

3.Kecamatan Medan Helvetia 3 Pos Kamling.

4.Kecamatan Medan Baru 3 Pos Kamling.

5.Kecamatan Medan Marelan 1 pos Kamling dan 4 Pos OKP.

6.Kecamatan Medan Deli 1 Pos Kamling.

7.Kecamatan Medan Selayang 1 Pos Kamling.

8.Kecamatan Medan Maimun 3 Pos OKP.

9.Kecamatan Medan Labuhan 2 Pos OKP

10.Kecamatan Medan Tembung 3 Pos OkP dan 1 Pos Jaga Perusahaan.

11.Kecamatan Medan Denai 2 Pos Kamling.

12.Kecamatan Medan Baru, 5 Pos OKP dan 5 Pos Kamling dan 6 bangunan pedagang Kaki Lima .

13.Kecamatan Medan Sunggal 9 Pos OKP.

14.Kecamatan Medan Area 5 Pos OKP.

Kepala Satpol PP Pemko Medan, Rakhmat Harahap ( 30/9) mengatakan penertiban bangunan di atas saluran drainase, trotoar dan bahu jalan ini mewujudkan program Medan bebas banjir. Selain itu juga untuk mewujudkan estetika Kota Medan lebih layak dan lebih baik.

“Ke 57 bangunan yang sudah kita tertibkan ini sesuai dengan rapat koordinasi dengan pimpinan OKP/Ormas beberapa waktu yang lalu. Bangunan yang ditertibkan itu berbentuk pos yang berada di atas tempat-tempat yang dilarang seperti di badan jalan atau di atas parit  atau kemudian di pinggiran sungai,” ucap Rakhmat.

Lanjut Rakhmat, setelah bangunan itu dirobohkan, selanjutnya Dinas PU akan melakukan normalisasi drainase.

“Penertiban ini sampai batas waktu yang belum ditentukan. Sampai nanti sudah ada titik cerah bagaimana penanganan banjir di Medan tuntas,” Sebut Rakhmat.

Puluhan bangunan liar yang dirobohkan itu berada dari 12 Kecamatan di Medan. Umumnya bangunan di atas drainase yang dirobohkan itu digunakan sebagai pos siskamling dan pos OKP/Ormas.

“Jadi masih banyak PR yang dilakukan. Butuh dukungan dari kita semua ini bahwa tidak ada kepentingan-kepentingan lain tapi bagaimana Medan bebas banjir,” terang Rakhmat.

Sejauh ini kata Rakhmat, tidak ada kendala di lapangan saat pembongkaran bangunan di atas drainase ini.

“Kelihatannya seluruh rekan-rekan OKP dan Ormas sudah memahami dan menyadari apa tujuan dari yang kita laksanakan,” pungkasnya. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *