• Sel. Jul 23rd, 2024

Tim Gabungan Tangkap 3 Pelaku Perampokan ,Seorang Diantaranya Oknum Polisi di Polrestabes Medan

SHARE

Bharata Yudha.Com- Tim gabungan Ditreskrimum Polda Sumut dan Satreskrim Polrestabes Medan berhasil menangkap sejumlah pria yang melakukan upaya perampokan terhadap warga Pancur Batu sudah ditangkap.

Menurut informasi, ada tiga orang yang ditangkap dari lima pelaku.

Kabid Humas Polda Sumut Kombes Hadi Wahyudi mengatakan dari lima pelaku yang hendak merampok, tiga diantaranya Personel Polisi.

Mereka pun disebut bertugas di Polrestabes Medan.

“Info terakhir sudah ditangkap dan ada oknum anggota yang terlibat 3 orang, Polrestabes Medan,”kata Hadi, Jumat (7/20/2022).

Hadi mengatakan saat ini pelaku upaya perampokan sepeda motor modus Cash On Delivery (COD) di Jalan Gatot Subroto itu masih diperiksa Satreskrim Polrestabes Medan.

Selain itu Penyidik Propam Polda Sumut juga turun tangan guna memastikan kebenaran personel yang terlibat.

“Saat ini masih di interogasi Reskrim Polrestabes dan Propam.”

Sebelumnya, seorang pria bernama Benny, warga Kecamatan Pancur Batu menjadi korban percobaan perampokan lima pria yang mengaku anggota Polda Sumut.

Peristiwa ini bermula ketika ia memposting foto sepeda motornya yang hendak dijual melalui market place Facebook.

Kemudian sebuah akun menanggapi dan hendak membeli sepeda motor yang ia posting.

Setelah itu percakapan pun berlanjut hingga ke WhatsApp dan mereka membuat janji ketemu pada Rabu 5 September malam sekitar pukul 19:00 WIB menggunakan sepeda motor dan membawa serta anak dan istrinya.

Sampai di lokasi ada dua pria mengendarai sepeda motor mendatanginya mengaku sebagai pembeli.

“Awalnya mereka datang dua orang mengecek unit dan mempelajari cara memakai remot, disitu saya sudah mulai curiga,” sebutnya.

Tak lama kemudian, muncul mobil kijang Innova hitam BK 1165 QZ yang berisikan tiga orang laki-laki.

Ketiganya mendatangi Benny dengan menyebut kalau motor yang hendak dijual terlibat masalah.

“Mereka minta saya tidak bergerak. Karena alasannya mereka itu bertugas di Polda Sumut,” kata Benny.

Merasa ada yang tak beres, Benny meminta para pelaku menunjukkan identitasnya. Namun, para pelaku itu ngotot ingin membawa Benny ke kantor Polisi.

Kemudian ia pun meminta jika hendak dibawa ke kantor Polisi, ke Polsek Sunggal saja.

Setelah Benny bilang begitu, para pelaku ingin membawa kabur sepeda motor beserta STNK motornya namun segera dimatikan.

Kemudian para pelaku pun mengancam Benny akan dibawa masuk ke dalam mobil.

“Saya bilang, sebentar, biar saya telepon kawan yang di Polda,” kata Benny.

Mendengar hal itu, para pelaku langsung kabur.

Padahal, kata Benny ia mengambil handphone karena mau menjepret wajah pelaku.

“Mau ku foto, mereka marah, terus kabur. Mau dibawanya STNK sama kunci motor saya,” ucap Benny.

Karena para pelaku berusaha kabur, istri Benny berusaha menahan mobil tersebut.

Karena para pelaku tetap tancap gas istri Benny yang tengah menggendong anak sempat terluka akibat terseret mobil.

Sementara surat kendaraan yang sempat diambil dilempar keluar dari dalam mobil.

“Dilemparkan nya kunci sama surat ke muka saya. Saya lihat anak saya tercampak, ya saya selamat kan anak saya dan tidak saya kerjar mobilnya,” sebutnya.

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa pada awak media (7/10) mengatakan dari para pelaku ini tiga diantaranya adalah oknum anggota polri.

” Terhadap yang bersangkutan sudah dilakukan paksus penempatan khusus dan kita kordiansi dengan kasi propam terhadap yang bersangkutan akan dilakukan proses baik itu proses secara kode etik dan juga secara pidana yang bersangkutan akan bertanggung jawab perbuatanya yang dilakukannya,” pungkas Kasat Reskrim Polrestabes Medan. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *