• Ming. Jul 14th, 2024

Sebabkan Seorang Pelajar Tewas Saat Tawuran, 5 Pelaku Diringkus Satreskrim Polrestabes Medan dan Polda Sumut

SHARE

Bharata Yudha.Com- Lima orang remaja yang terlibat dalam pembacokan terhadap seorang pelajar Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 9 hingga tewas berhasil diringkus tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Medan dan Ditreskrimum Polda Sumatera Utara pada Sabtu Pagi ( 26/11/2022).

Kelima pelaku yang merupakan anggota Genk motor tersebut diringkus petugas dari kawasan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Kelimanya  berinisial SDA alias P (16) Rizky Martin Luther (21) pegawai swasta, Kelvin Elgrasio Siregar (20), Agung Lesmana Nasution (24), dan Joey Septian Syahputra (23).

Dari lima pelaku, petugas berhasil menyita barang bukti senjata tajam yang digunakan untuk menghabisi nyawa seorang pelajar pria yang bersekolah di SMK Negeri 9 berinisial FA.

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda dalam keterangan resminya pada Minggu Sore (27/11) mengatakan bahwa bentrok antar dua kelompok pelajar yang berlainan sekolah ini berawal dari kubu korban yang berkonvoi dengan menggunakan sepeda motor di jalan Kapten Sumarsono, Medan.

Kemudian ditengah jalan berpapasan dengan kelompok pelaku yang berjumlah jauh lebih banyak.

Bentrok antar pelajar ini pun pecah, lantaran kalah jumlah, kelompok korban melarikan diri .

Naas saat mengisi BBM korban ketemu dengan kelompok pelaku yang langsung mengejar dan melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam.

Saat itu korban terkena tikaman pisau pada pahanya dan untuk menyelamatkan diri. Korban. Lari masuk ke dalam kantor SPBU.

Disini kelompok remaja ini kembali melakukan penganiayaan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam hingga menyebabkan korban roboh bersimbah darah dan akhirnya tewas ditempat.

” Saat ini ada 5 orang yang berhasil diamankan tim gabungan dari Satreskrim Polrestabes Medan dan Direktorat Kriminal umum Polda Sumatera Utara amankan pada Sabtu subuh.¬† Kami masih terus melakukan penyelidikan terkait kasus ini dan kemungkinan masih ada pelaku lainya,” pungkas Kombes Pol Valentino Alfa Tatareda. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *