• Sen. Jul 15th, 2024

Surat Pemberitahuan Dimulainya penyidikan Diterima. Kasi Intel : Jay Sanker Alias Rakes Diancam dengan Pasal 335 KUHP dan Undang-undang Pers pasal 18

SHARE

Bharata Yudha.Com– Akhirnya Satreskrim Polrestabes Medan mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyelidikan ( SPDP ) kasus penganiyaan dan perintangan para jurnalis dalam melakukan kerja-kerja Jurnalis untuk mengumpulkan dan menyampaikan informasi pada masyarakat dalam bentuk pemberitaan oleh tersangka yang mengaku anggota salah satu OKP, bernama Jay Sanker Alias Rakesh yang tejadi pada 28/Febuari 2023 di Jalan Abdullah Lubis, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, tepatnya di depan tempat hiburan malam H 5 ( 28/2 ).

hal ini diakui Kasi Intel Kejaksaan Negeri Medan, Simon pada awak media ( 10/3/2022) sekira pukul 10.30 WIB.

” Ya benar SPDPnya sudah kami terima ( 10/3 ) dari Satreskrim Polrestabes Medan, Tersangka Jay Sanker Alias Rakesh diancam dengan pasal 335 KUHP dan Undang-undang Pers, pasal 18,” Jelas Simon.

Sebelumnya diberitakan pra-rekonstruksi kasus penganiyaan yang dialami oleh Khalid di salah satu tempat hiburan malam H 5 di Jalan Abdullah Lubis, Kelurahan Babura, Kecamatan Medan Baru, Sumatera Utara pada Senin (27/2/2023) siang berlangsung ricuh.

Sejumlah preman yang mengaku sebagai anggota OKP ini diduga dibayar oleh 2 Anggota DPRD Kota untuk mengamankan sekitar lokasi pra-rekonstruksi dan berusaha menghalang-halangi tugas jurnalis.

Amatan awak media di lokasi kejadian, tampak petugas INAFIS Polrestabes Medan dan penyidik dari Satreskrim Polrestabes Medan tengah melakukan pra-rekonstruksi.

Tampak juga salah seorang anggota DPRD Kota Medan Fraksi Nasdem, berinisial HS yang diduga ikut menganiaya seorang warga.

Selang beberapa waktu, sejumlah pria berlagak preman langsung datang mendatangi sejumlah wartawan dan langsung melakukan pengancaman dan merampas Handphone salah seorang Jurnalis Televisi dan menunjang Paha seorang Wartawan Online yang merupakan anggota PWI Sumut. Tak mau diperlakukan kasar, para jurnalis yang merasa dianiya dan dirintangi langsung membuat laporan pengaduan di Satreskrim Polrestabes Medan. ( Bharata 1 )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *